3 Istilah Populer Dalam Pemasaran Pariwisata

  • Whatsapp
ilustrasi kantor pemasaran
Ilustrasi aktivitas di kantor pemasaran. (Image: Campaign Creator/Pixabay)
banner 468x60
  • TIGA aktivitas pemasaran seperti roadshow, FAM trip dan site inspection berkaitan dengan agen perjalanan wisata dan perhotelan
  • Berikut ini adalah penjelasan ringkas tentang ketiga istilah di atas

Kegiatan promosi dan pemasaran untuk mendatangkan wisatawan bisa dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai pihak, seperti industri perhotelan dan agen perjalanan wisata.

Untuk lancarnya acara ini, mereka bisa bekerjasama untuk mengadakan kegiatan pengenalan produk (akomodasi, atraksi wisata dan lain-lain), yang mungkin pula menjalin kemitraan dengan penyedia jasa terkait-pariwisata lainnya seperti maskapai penerbangan, rental kendaraan, restoran dan spa.

Roadshow            

Roadshow adalah serangkaian aktivitas pemasaran yang memungkinkan pemasar menjangkau audiens yang lebih luas dan bertarget secara regional, nasional dan internasional. Aktivitas ini bisa dilakukan selama beberapa hari atau minggu agar bisa menjangkau lebih banyak tempat dan calon konsumen.

Panitia memutuskan di mana dan kapan acara akan berlangsung, apakah di pusat kota, langsung di kantor pelanggan atau di lokasi yang ditentukan lainnya. Dengan atraksi seperti pentas seni yang menarik di jalan atau di lokasi lain bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

Roadshow memiliki kemungkinan tak terbatas untuk menciptakan pengalaman yang akan memberi kesan abadi pada audiens target. Agar lebih menarik dan optimal, acara roadshow ini bisa diisi dengan kegiatan-kegiatan seperti berikut:

  • Peluncuran produk untuk menunjukkan peningkatan penjualan
  • Pelatihan di lokasi untuk memberikan presentasi
  • Diskusi interaktif antara penyelenggara dan wholesaler atau agensi lokal
  • Pameran inovasi produk terbaru

Familiarization Trip

Familiarization trip (FAM Trip) atau perjalanan pengenalan adalah perjalanan yang didesain untuk media tradisional, influencer media sosial, dan blogger untuk belajar tentang suatu destinasi, operator pariwisata, jaringan hotel, atau dewan pariwisata.

Program perjalanan atau tour gratis ini atau perjalanan dengan tarif rendah untuk agen perjalanan, operator wisata, media, dan lain-lain, yang dirancang untuk memperkenalkan mereka dengan tujuan tertentu guna merangsang penjualan paket perjalanan.

FAM trip ini adalah salah satu insentif dalam industri perjalanan sekaligus menajdi edukasi eksklusif untuk agen perjalanan, personel media, dan reseller. Perjalanan ini disediakan oleh pelaku bisnis perjalanan seperti operator perjalanan dan penyedia jasa akomodasi yang memungkinkan mereka untuk merasakan layanan dan destinasi mereka secara langsung.

Biasanya peserta perjalanan ini adalah travel agent, supplier, dan media partner seperti wartawan, editor, influencer dan tour operator. Mereka diperlukan untuk kesuksesan bisnis perjalanan, dan sebagai penyedia dan operator perjalanan. Acara ini bisa disponsori oleh pemerintah setempat yang bekerjasama dengan  asosiasi biro perjalanan wisata, perusahaan rental mobil atau maskapai penerbangan dan lain-lain.

Site Inspection

Inspeksi lokasi (site inspection) adalah alat pemasaran yang penting dan populer untuk tim penjualan hotel dan venue. Barangkali tak ada cara yang lebih baik untuk melibatkan calon pelanggan selain membuat mereka merasakan langsung properti yang dipasarkan.

Ada beberapa hal penting yang harus dilakukan untuk memastikan agar memberikan pengalaman terbaik untuk (calon) klien dan memberikan diri kita peluang yang lebih baik untuk memenangkan persaingan bisnis.

  • Mengenal Klien

Ini adalah kesempatan baik untuk memahami calon klien, bisnis mereka, dan kebutuhan mereka. Cari tahu properti mana yang pernah mereka gunakan di masa lalu, aspek yang mereka sukai, dan tantangan apa yang mereka hadapi.

Cobalah untuk memahami kekhawatiran atau keberatan terbesar mereka, sehingga Anda dapat menyiapkan diri untuk menangani mereka selama kunjungan.

  • Rencana Inspeksi

Setelah memahami klien dan mengetahui tujuan, preferensi, dan kekhawatiran mereka, luangkan beberapa waktu juga untuk merencanakan inspeksi lokasi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kesan pertama sangat penting, demikian pula kesan terakhir yang cenderung melekat lama dalam pikiran mereka – kadang informasi di tengah-tengah bisa hilang karena gangguan konsentrasi saat sibuk. Oleh karena itu, selesaikan inspeksi lokasi tersebut dengan sebaik-baiknya.

Tamu diajak melihat jenis-jenis kamar secara berurutan, termasuk kategori kamar terbaik yang ada. Berikan penjelasan mengenai fasiltias dari setiap kategori sehingga mudah untuk memahami kamar mana yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

  • Pemeriksaan Pra-Inspeksi

Sebelum tamu inspeksi lokasi tiba, tuan rumah melakukan penelusuran di jalur inspeksi lokasi dan memeriksa semua jenis kamar dan area yang akan dikunjungi.

Koordinasi dilakukan dengan bagian tata graha kamar yang akan dikunjungi dan waktu inspeksi lokasi sehingga tidak menghalangi aktivitas mereka selama kunjungan. Jangan lupa memeriksa kembali apakah kunci berfungsi baik sehingga tidak merasa malu atau terlihat tidak siap.

  • Beri Pengalaman

Berkoordinasi dengan staf kantor depan terkait dengan inspeksi lokasi dan siapa saja yang hadir, sehingga mereka dapat mengenali dan menyambut mereka dengan baik.

Jangan lupa menyalakan lampu di setiap kamar yang akan dikunjungi dan pastikan AC disetel pada suhu yang nyaman. Pemeriksaan ini dilakukan sesuai standar terbaiknya, berbau segar dan bersih.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60