Cinta, Kenangan dan Destinasi Bali dalam Lirik ‘Golden Memories’    

  • Whatsapp
Ilustrasi pantai
Ilustrasi pantai. (Foto: Sushutii/Pixabay)
banner 468x60
  • CINTA, kerinduan dan kenangan yang mungkin terukir ketika berkunjung ke Pulau Dewata semakin menggelora saat pandemi melanda karena destinasi wisata ditutup
  • Sebagai pengobat rindu, simak kutipan lirik-lirik ‘Golden Memories’ berikut yang mengabadikan beberapa destinasi di Bali

Pandemi Covid-19 sudah mengubah banyak hal di negeri tercinta ini termasuk juga belahan dunia lainnya. Aktivitas pariwisata menjadi terhenti atau mati suri karena tidak adanya perjalanan wisatawan. Karenanya, kawasan wisata pun ditutup untuk mencegah penularan.

Kini setelah kondisi berangsur membaik, wisatawan pun harus menghadapi era baru cara berwisata dengan senantiasa menjaga stamina dan mematuhi protokol kesehatan termasuk mengikuti vaksinasi. Semoga saja pandemi ini segera berakhir sehingga pariwisata bisa berangsur pulih.

Read More

banner 300250

Sembari menunggu kenormalan tersebut, siapkan diri dengan informasi objek yang akan dikunjungi. Sebagai pengobat rindu, berikut ini ada kutipan lirik dari 7 ‘Golden Memories’ yang akan mengajak pembaca mengenang atau menjelajahi beberapa objek wisata di Pulau Dewata lewat nyanyian.

  • Ebiet G Ade: Nyanyian Rindu (1980)

Berkisah tentang kerinduan dan kenangan ketika menyaksikan keindahan alam Pantai Kuta dan kesejukan dataran tinggi di Kawasan Kintamani (Penelokan), Bangli.

………………….

Gemuruh ombak di Pantai Kuta

Sejuk lembut angin di Bukit Kintamani

Gadis-gadis kecil menjajakan cincin

Tak mampu mengusir kau yang manis

………………….

  • Ria Angelina: Elegi Rinduku (1985)

Karena datangnya rasa rindu, kemudian ada dorongan untuk ingin bertemu dalam mimpi serta membuat janji tentang pemilihan destinasi untuk menghabiskan bulan madu.

­­­…………………

Bermimpilah, bermimpi kita

Bagai ratu dan raja sehari

Bermimpilah, bermimpi kita

Tentang Pulau Bali yang indah

Tempat yang kita janjikan

Pergi berbulan madu

Bunga-bunga Kintamani menari

……………….

  • Yovie Latul: Kembalikan Baliku (1985)

Alam Bali semestinya tidak dieksploitasi secara berlebihan semata untuk kepentingan komersial. Kelestariannya harus tetap dijaga agar bisa diwariskan kepada generasi berikutnya.

Hai oya hayo…………..

Kembalikan Bali ku padaku

Hai oya hayo…………..

Kembalikan Bali ku padaku

Laut nan menderu

Gunung nan membiru

Tanah pusakaku

Berawan kelabu

………………

  • Arie Wibowo: Ida Ayu Komang (1991)

Berkisah tentang kerinduan yang membara akan seorang gadis Bali bernama Ida Ayu Komang hingga gemerlapnya Jakarta dan deburan ombak Nusa Dua pun tak mampu meredamnya.

Gebyar-gebyarnya Jakarta

Tak mampu meredam rasa

Pada hati yang membara haa

Debur ombak Nusa Dua

Di Agung Pura Dewata

Digemanya do’a-do’a

Tersebut setiap saat

Sebuah nama oh… Ida Ayu Komang

Ida Ayu, Ida Ayu Komang

Ida… Ayu Komang

…………….

  • Andre Hehanusa: Kuta Bali (1995)

Kenangan terukir indah pada sepasang kekasih ketika mereka berkunjung dan memadu kasih di Pantai Kuta, Bali

Sejak saat itu hatiku tak mampu

Membayangkan rasa di antara kita

Di pasir putih kau genggam jemari tanganku

Menatap mentari yang tenggelam

Semua berlalu di balik khayalku

Kenangan yang indah berdua denganmu

Di Kuta Bali kau peluk erat tubuhku

Di Kuta Bali cinta kita

…………………

  • Iwan Fals: Mata Dewa (1989)

Lagu ini menceritakan kenangan bersama sang kekasih dan keindahan hamparan Pantai Kuta yang berpasir putih saat matahari tenggelam.

Di atas pasir senja Pantai Kuta

Saat kau rebah di bahu kiriku

Helai rambutmu halangi khusyukku

Nikmati ramah mentari yang pulang

……………………………….

  • Maribeth: Denpasar Moon (1993)

Membawa Maribeth kembali ke masa silam dan mengenang indahnya saat-saat ketika berada di Kota Denpasar

Denpasar Moon

Shining on an empty street

I returned to the place we used to meet

Denpasar moon

Shine your light and let me see

That my love is still waiting there for me

……………..

banner 300x250

Related posts

banner 468x60