Pulang Hadiri Undangan Hotel, Dua Pemuda Dihadang Babi Betina

  • Whatsapp
Ilustrasi pemuda menghadapi seekor babi betina.
Ilustrasi pemuda menghadapi seekor babi betina.
banner 468x60

ACARA undangan makan malam sebagai ucapan terima kasih hotel atas dukungan biro perjalanan sudah berakhir. Kira-kira pukul 11:00 malam itu tidak terasa begitu larut karena masih ada sinar rembulan yang menemani. Maklumlah acara undangan tersebut sengaja dirancang bertepatan dengan hari bulan purnama yang diramaikan dengan hiburan kesenian daerah.

Wayan Dino dan Made Kroto adalah dua pemuda bersahabat yang sama-sama bekerja sebagai staf di sebuah biro perjalanan wisata. Ia pulang bersama dengan mengendarai satu sepeda motor. Selama perjalanan, mereka sambil mengobrol santai tiada henti-hentinya.

Read More

banner 300250

Jarak rumahnya kira-kira 5 kilometer dan kebenaran mereka berasal dari satu desa yang sama. Dalam perjalanan pulang, mereka harus mengambil jalan pintas di dekat pantai. Kalau mengambil jalan biasa, mereka harus memutar jauh dan bisa mencapai tiga kali lipat jauhnya.

Kira-kira sepuluh menit setelah meninggalkan hotel, mereka sudah sampai di pertengahan perjalanan. Mereka berhenti di tegalan yang kosong untuk pipis sebentar. Barangkali mereka banyak minum pada acara jamuan tadi.

“Yan, kita berhenti sebentar ya. Aku mau pipis,” pinta Made Kroto.

“Aku juga. Kita cari tempat lengang di sebelah sini ya.”

Sepeda motor pun diparkir di pinggir jalan dengan aman. Antisipasi ada yang lewat biar tidak mengganggu pas waktu kencing. Setelah beres, mereka kembali ke sepeda motor. Begitu naik sepeda motor, sepertinya ada sesuatu yang mengganggu. Sehingga laju sepeda pun dipelankan. Begitu menoleh ke belakang….

“Wah, ada bangkung (induk babi) mengikuti kita Yan…,” kata Made.

“Mana-mana?” tanya Wayan.

Begitu sepeda dihentikan, bangkung tersebut juga berhenti. Mereka tak ambil pusing. Mereka mengira, itu mungking milik warga sekitar yang kebetulan lepas lalu ia berkeliaran dan mencari makan.

“Lho, begitu kita jalan, ia kok juga ikut jalan?” tanya Made.

“Terus ketika berhenti, ia juga berhenti? Gini aja ya, kita tangkap babi ini, bisa nggak ya.”

Mereka berdua pun turun dan memarkir sepedanya kembali. Dengan penuh rasa penasaran, kedua pemuda itu menangkap babi itu. Benar saja, babi itu sepertinya jinak, tidak galak, ataupun melarikan diri.

“Lebih baik tangkap babi ini. Kau pegang dua kaki belakangnya, biar aku yang pegang kaki depannya,” kata Wayan kepada Made.

“Pada hitungan ketiga, kita lemparkan ke semak berduri ini ya…biar kapok dia.”

“Satu.., dua…, tigaaa.”

Bluuk… babi itu berhasil dilemparkan ke semak berduri dengan susah payah karena cukup berat. Namun setelah tersangkut di semak itu, mereka merasa urusan mereka sudah selesai. Setelah itu, mereka pun meninggalkan lokasi dan pulang meluncur ke rumah. Kali ini, mungpung malam Minggu, Made menginap di rumah Wayan.

Sambil tiduran di kamar, mereka berdua bercerita tentang kejadian barusan. Mereka saling memberikan pendapat, apakah itu beneran babi atau babi ‘jadi-jadian.’ Kalo babi ‘jadi-jadian’ pasti galak atau paling tidak akan lari pada saat didekati.

“De… kasihan ya babi tadi. Jangan-jangan mati dia karena terperosok.”

“Ayo..kita selamatkan dia. Kita balik saja ke sana, gimana?”

Mendengar ajakan Made itu, Wayan pun setuju dan meluncur kembali ke lokasi tadi untuk menyelamatkan babi tersebut. Ternyata babi itu masih tersangkut di semak dan tidak bisa bergerak.

“Aku yang turun ya. Pegang tanganku satu, dan satu lagi tanganku akan menarik babi ini.”

“Baiklah. Aku akan pegang erat-erat. Hati-hati kamu biar nggak jatuh ke semak itu.”

Oke. Pekerjaan beres, babi pun berhasil diselamatkan. Kini mereka bisa pulang dengan tenang karena tidak lagi dihantui perasaan bersalah.

Sekira tiga hari kemudian mereka mendengar kabar burung bahwa di desa itu ada seorang ibu yang sekujur tubuhnya penuh dengan luka tertusuk duri. Kabar itu juga menambahkan bila sang ibu memang memiliki kemampuan menjadi binatang ‘jadi-jadian’ seperti itu atau mempunyai ilmu magis.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60