Dik, Tolong Tutup Pintunya Dari Luar Ya…

  • Whatsapp
Ilustrasi ruang kelas
Ilustrasi ruang kelas (Foto: Lee Jeong Soo/Pixabay)
banner 468x60
  • SUASANA belajar yang tenang di dalam kelas menjadi terusik setelah terdengar suara ketukan pintu.
  • Ternyata ada seorang mahasiswa terlambat sekitar 30 menit setelah kelas dimulai. Untuk menjaga suasana kondusif, sang dosen meminta mahasiswa yang terlambat tersebut menutup pintu dari luar.

Waktu sudah menunjukkan pukul 12:30, mata kuliah Bahasa asing sudah berlangsung kira-kira setengah jam. Beberapa mahasiswa sudah mendapat giliran memebuat contoh kalimat sesuai topik yang sedang dibahas.

Tiba-tiba ada seorang kakak kelas terlambat dan mengetuk pintu. Rupanya ia juga mengambil mata kuliah yang sama. Mahasiswa pun dibuat bertanya-tanya, apa yang akan dilakukan oleh dosen senior dan luar biasa yang dicap killer tersebut.

“Silakan masuk,” sapa pak dosen.

“Terima kasih Pak,” sahut sang mahasiswa.

Kendati sudah berdiri di hadapannya, pak dosen belum mempersilakannya sang mahasiswa tersebut untuk duduk.

“Bapak sangat menghargai waktu kalian dan pastilah kalian juga sudah berusaha hadir tepat waktu karena tidak ingin kehilangan waktu belajar, khan?”

“Betul Paakk!” sahut mahasiswa kompak.

“Begini, masih ingat dengan komitment kita bersama? Bila terlambat lebih dari 15 menit, kalian tidak boleh ikut kelas. Sebaliknya, bila Bapak terlambat demikian, Bapak pasti akan mengabari sebelumnya, apakah ada tugas atau tidak.”

Mendengar penjelasan pak dosen demikian, semua mahasiswa terdiam sejenak. Mereka mungkin menebak-menebak, tindakan apa yang akan dilakukan kemudian.

“Sesuai komitmen kita, agar suasana belajar menjadi tenang, saya mohon bantuan Dodik (mahasiswa yang terlambat) untuk menutup pintu dari luar,” kata pak dosen.

“Kriyuut????????” pintu pun ditutup seperti diperintahkan.

Seluruh mahasiswa di dalam kelas menjadi terdiam.

“Kasihan sih kasihan, tapi apa boleh buat, itu sudah menjadi komitmen kita bersama agar bisa saling menghargai dan selalu berdisiplin,” bisik seorang mahasiswa kepada temannya yang duduk di sebelahnya.

“Ya…ya, sekalipun dicap killer, dosen kita tetap menyampaikan maksudnya (menyuruh keluar) dengan sopan dan halus,” bisik temannya merespons.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60